Sabtu, 10 Mei 2014

Praktikum PBO mungkin yang keenam

         Pada hari senin lalu, kalo ga salah tanggal 5 Mei 2014 kalo ga salah praktikum PBO membahas tentang exception atau masalah error error, jujur aku sedikit suka sama materi yang ini karena aku sendiri juga error jadi sama" error. Kalo disuruh menjelaskan aku malah ga paham, tapi kalo langsung praktek bisa, itulah errornya saya, maka dari itu saya sedikit suka sama materi yang satu ini. EMmm, kemaren sih banyak yg disuruh ngetik yaa tapi saya nanti akan menjelaskan salah satu dari banyak program yg saya ketik kemaren. Kira" kalian bingung ga baca tulisan saya, enggak kan, hehehe.
         Emm, aku sedikit lupa sih, kemaren ngapain aja pas praktikum, yg aku ingat sih sebelum praktikum dimulai, mumpung asdosnya belum datang aku dengerin radio dulu di lab, hohoho. Emm, ya seperti biasanya sih mulai praktikum suruh ngetik dulu kodingan lalu asdonya menjelaskan. Ada satu moment yang bikin aku sedikit menyesal, kan pada saat ditengah" praktikum asdos memberi tantangan, lumayan bebas laporan, sebenernya juga sedikit mudah, hanya saja aku tiba" lupa semuanya jadi gagal deh bebas laporannya.
          Aku jelasin dikit nih tentang materi pada praktikum kemaren - kemaren -kemaren, yaitu tentang Exception.
          Exception merupakan suatu objek error khsus yang dibuat ketika terjadi kesalahan pada suatu program. Setelah suatu objek exception dibuat oleh Java, objek tersebut kemudian diterima oleh program, dan penanganan exception selanjutnya terserah pada program.
          Jadi intinya exception adalah objek yang memberi tahu tentang error" gitu. Ada 5 keyword penting pada hal exception

1. Try: Keyword ini biasanya digunakan dalam suatu block program. Keyword ini digunakan untuk mencoba menjalankan block program kemudian mengenai dimana munculnya kesalahan yang ingin diproses. Keyword ini juga harus dipasangkan dengan keyword catch atau keyword finally yang akan dibahas pada point kedua dan ketiga. 

2. Catch: Jika kalian sudah melihat contoh try maka secara tidak langsung kalian sudah memahami kegunaan dari keyword ini. Dalam Java, keyword catch harus dipasangkan dengan try. Kegunaan keyword ini adalah menangkap kesalahan atau bug yang terjadi dalam block try. Setelah menangkap kesalaha yang terjadi maka developer dapat melakukan hal apapun pada block catch sesuai keinginan developer.

3. Finally: Keyword ini merupakan keyword yang menunjukan bahwa block program tersebut akan selalu dieksekusi meskipun adanya kesalahan yang muncul ataupun tidak ada.

4. Throw: Keyword ini digunakan untuk melemparkan suatu bug yang dibuat secara manual.

5. Throws: Keyword throws digunakan dalam suatu method atau kelas yang mungkin menghasilkan suatu kesalahan sehingga perlu ditangkap errornya.

Nah ini adalah salah satu contoh program yang saya buat
mangga:


 
public class Pembagian {
    public static void main(String[] args) {
        int a = 0;
        int b = 0;
        int c = 0;
        try {
            a = Integer.parseInt(args[0]);
            b = Integer.parseInt(args[1]);
            System.out.println("Nilai a : "+a);
            System.out.println("Nilai b : "+b);
            c = a/b;
        } catch (NumberFormatException nfe) {
            System.out.println("Bukan angka. Inisialisasi dengan nilai 0");
        } catch (ArithmeticException ae) {
            System.out.println("Pembagi tidak boleh 0");
            b = 1;
            //karena terjadi exception maka harus dilakukan pembagian lagi
            c = a/b;
            System.out.println("Inisialisasi nilai b dengan nilai 1");
        } catch (Exception e) {
            System.out.println("kesalahan terungkap");
        } finally {
            System.out.println("Nilai a: "+a);
            System.out.println("Nilai b: "+b);
            System.out.println("Nilai c: "+c);
        }
        System.out.println("Selesai . . .");
    }
}


dan outputnya seperti ini:


Untuk penjelasannya saya sedikit bingung sih, ini kesalahnya dimana, jadi jika misalkan kita menginputkan nilai b itu 0 harusnya terjadi error, tetapi saat aku run program tidak terlihat errornya, jadi aku ga begitu paham ini salahnya dimana, mau diganti angka berapapun tetap hasil outputnya sama, itulah mengapa saya sulit untuk menjelaskan dan lebih baik mempraktekkan, kalu disuruh menjelaskan juga hanya secara logikaku berjalan saja.
         jadi sampe sini dulu aja, kapan" saya perbaiki lagi tentang post ini, jangan lupa kritik saran lah biar aku tau letak kesalahannya juga, Oke mblo. ^_____^




Sabtu, 03 Mei 2014

Praktikum PBO yang kesekian kali

Pada praktikum kemaren, lebih tepatnya pada hari senin lalu tanggal 28 April 2014
ada kuis yang teramat sangat membingungkan sekali
ceritanya begini kita" ya ditugaskan untuk membuat 2 package nah pada package pertama ada satu kelas berisi main class, kalian pasti sudah pada tau kan apa itu main class.
Dan yang kedua berisi 3 kelas. Pada kelas pertama berisi program membuat piramida terbalik, pada kelas kedua berisi program biodata, dan pada kelas terakhir berisi bebas membuat program yang diinginkan. Sepertinya sih mudah tapi yang membuat susah ada pada tantangannya yaitu kalau bisa dibuat abstrak, interface, dan kawan" lainnya dapat nilai tambahan. wuih menit" kulalui tanpa membuat apa" hanya berfikir gimana caranya. dan akhirnya saya menyerah. Pada menit" terakhir saya hanya membuat program sesuai logikaku saja, kalu ingin tau seperti apa programku kalian bisa lihat dibawah ini.

pada package pertama saya membuat 3 kelas yang berisi piramida terbalik, biodata dan bebas

ini pada kelas piramia terbalik

public class PiramidaTerbalik {
        public void bintang() {
        for (int i = 1; i <= 5; i++) { //untuk menentukan tinggi piramida
            for (int j = 1; j <=i; j++) { //membentuk spasi
                System.out.print(" ");
            }
            for (int k = 9-((i*2)-2); k >= 1; k--) { //mencetak karakter bintang
                System.out.print("*");
            }
            System.out.println(""); //pindah baris
        }
    }



lalu untuk kelas kedua yaitu biodata seperti dibawah ini (nah, gara" bingung ga bisa dibikin abstrak akhirnya dengan cara yang biasa yaitu dengan system.out.println hehehe).

public class Biodata {
    public void biodata() {
        System.out.println("Nama    : Mirza Lutfi Vikanda");
        System.out.println("Lahir di Kandungan Ibu");
        System.out.println("Umur kira2 sudah diatas 18");
        System.out.println("Alamat  : sayangnya tidak dibawa");
    }
}


dan untuk kelas ketiga saya membuat program Break (padahal saya hanya asal iseng aja membuat).

public class KreasiSendiri {
     public void Break() {
      int [] numbers = {10, 20, 30, 40, 50};

      for(int x : numbers ) {
         if( x == 30 ) {
                      break;
         }
         System.out.print( x );
         System.out.print("\n");
      }
   }
}



Dan pada package kedua saya isi kelas main, sebagai main class'nya, seperti dibawah ini.

import kuis.kuis1.*;
public class Main {
    /**
     * @param args the command line arguments
     */
    public static void main(String[] args) {
        // TODO code application logic here
        PiramidaTerbalik PT = new PiramidaTerbalik();
        Biodata B = new Biodata();
        KreasiSendiri KS = new KreasiSendiri();
        System.out.println("Pada Kelas Piramida Terbalik");
        PT.bintang();
        System.out.println("\nPada Kelas Biodata");
        B.biodata();
        System.out.println("Pada kelas Kreasi Sendiri");
        KS.Break();
    }
}


Untuk Outpunya ada di bawah ini monggo dilihat.


Saya menjelaskan singkat" saja yaahh, hehehe
penjelasannya seperti ini
Pada kelas pertama saya membuat piramida terbalik, saya dulu pernah membuat piramida seperti itu cuma bentuknya tidak terbalik, nah sekarang tinggal bagaimana cara merubahnya menjadi terbalik yaitu hanya sedikit dimodifikasi pada program dulu yang saya buat seperti merubah pada "for (int j = 1; j <=i; j++)" pada baris ini kita tahu fungsinya untuk membuat spasi pada bentuk, jadi untuk membentuk bentuk segitiganya. Lalu pada baris "for (int k = 9-((i*2)-2); k >= 1; k--)" pada baris ini kita tahu fungsinya untuk mencetak bintang agar emmbentuk piramida.

Pada kelas kedua yaitu Biodata, semua orang pasti bisa membuatnya lah hanya tinggal mengetikkan "System.out.println("")" terserah mau diisi apa yang penting mengenai biodata, hehehe.

Pada kelas ketiga yaitu kelas Break, penjelasannya seperti ini:
kita memberi nilai dari angka 10-50 lalu baris "for(int x : numbers )" itu untuk mengibaratkan x adalah numbers yang kita tulis tadi. Lalu misalkan x yang kita pilih adalah 30 berarti sebelum angka itu ada angka 20 dan 10, nah angka tersebutlah yang nanti akan dikeluarkan saat output.

Dan pada kelas Main kita tinggal memodifikasi terserah kita mau seperti apa, dan jangan lupa sebelum baris public class kita tuliskan dulu "import kuis.kuis1.*;" itu untuk memanggil semua kelas pada package yang berbeda. Tinggal di run jadilah outpunya seperti di atas, bagaimana mudahkan kalau seperti caraku, hahaha.

mungkin sekian untuk cerita hari ini, kita lanjut praktikum minggu depan, bye-bye. untung ga ada laporan, aahay.

Kamis, 01 Mei 2014

Dengarkan aku mengoceh

berawal dari sini . . .

Cinta
pendapat orang'' pasti berbeda dengan yang namanya cinta karena cinta mempunyai banyak arti dan makna

Seperti aku, aku berpendapat mengenai cinta secara pemikiran dan pengalaman yang aku alami.
Menurutku sendiri, cinta itu paling batuh tentang yang namanya saling mengerti, dan sama" mempunyai salah
akan tetapi yang kualami dari pertama pacaran sampai sekarangpun, aku ga pernah mengalami hal seperti itu
contohnya pacarku yang sekarang ini aku dari awal sudah tau sifatnya seperti apa, dan aku siap untuk menerima resikonya. Tapi tak aku sangka ternyata semenyakitkan seperti ini, susah untuk dijelasin, kalo bukan aku ga ada yang bisa ngertiin dia.
Aku dikatain oleh pacarku sendiri kalo aku ga peka, memang sih, jujur aku gatau pekanya dia seperti apa dan aku memang belum bisa peka karena aku bukan multitalenta yang bisa melakukan ini dengan itu secara bersamaan. Kalo disuruh jujur" yaaa aku ga pernah yang namanya dia ngertiin aku, dia peka sama aku. emang dia selalu perhatian dengan cara yang berbeda, akan tetap pengertian dan pekapun seakan menghilang di depan mataku sendiri, sampai aku di tanya sama temenku kalo dia emang pernah peka ma aku, aku jawab, aku lupa kalo dia pernah peka ma aku.
tapi aku menganggap itu semua adalah resiko, dan aku harus menanggapinya dengan senyuman polos. Emang kalo aku disuruh ngomong aku ga butuh pengertian atau sifat pekamu, karena perasaanmu yang mau menerima aku apa adanya, menyayangiku itu udah cukup membuatku merasa senang dan nyaman.
orang" pasti mengatakan itu tidak adil, tapi menurutku sendiri, itu sangatlah adil coba bayangkan kita udah berbeda kan, nyata nih:
1. aku cowo dia cewe
2. aku sering mengalah dia ga pernah mau mengalah
3. aku sakit dia sehat
4. aku mencoba mulai peka dia ga peka sama sekali
5. aku mencoba untuk pengertian dia ga ada pengertian
6. aku orangnya ga bisa nuntut, maksa, ataupun marah sedangkan dia lebih sering nuntut, maksa dan marah
7. aku lebih suka diam, dia selalu banyak menasehatiku
8. aku aku mencoba untuk selalu sabar dia susah untuk diajak sabar
9. aku mencoba selalu tersenyum dia banyak sedihnya
10. dan untuk yang terakhir aku itu selalu salah dan dia itu selalu benar

dipikir secara logika itu adalah sesuatu yang sangat adil, kalau ga percaya coba ambil salah satu misalnya nomor 2 tuh aku sering mengalah, sedangkan dia ga pernah mau mengalah coba aja kalau sama" mengalah, ntar malah jadi diem"an apalagi kalau sama" ga mau mengalah nah loo malah berantem mulu ga ada titik tengahnya, kan ga enak juga dirasain.
sebenernya yaa aku dari kemaren" sakit bukan karena kecapean ato apa tapi aku selalu berfikir, kenapa aku ga bisa lebih peka ke dia, kenapa aku ga bisa ngertiin dia minimal sekali lah, kenapa aku bicara ini salah, bicara itu salah, itu yang aku fikirkan makanya aku sekarang sering sakit"an. tapi itu ga masalah buat aku karena itu memang resiko dan itu aku anggap sebagai ujian hidup, jadi ujian hidup bukan bagaimana menjalani hidup melainkan juga bagaimana menjalani perasaan.
bukan maksud aku nyama"in dia dengan mantan"ku yang dulu, tapi itu seperti takdir, dari pertama aku mulai pacaran, aku selalu mengalami perasaan selalu mengalah kepada cewe, dan ini terulang kembali dan aku tidak memperdulikan itu karena itu seperti takdirku, hahahaha.
bagaimana jika kalian seperti aku, apakah kalian akan menyerah begitu saja atau tetap berusaha sebaik mungkin, jawabanya ada pada diri kalian masing"
jadi saranku jika memang udah benar" mencintainya sepenuh hati janganlah menyerah begitu saja, karena ujian seperti itu, pasti sangatlah banyak hikmahnya
oke
Mirza (Jhon) #quotes