berawal dari sini . . .
Cinta
pendapat orang'' pasti berbeda dengan yang namanya cinta karena cinta mempunyai banyak arti dan makna
Seperti aku, aku berpendapat mengenai cinta secara pemikiran dan pengalaman yang aku alami.
Menurutku sendiri, cinta itu paling batuh tentang yang namanya saling mengerti, dan sama" mempunyai salah
akan tetapi yang kualami dari pertama pacaran sampai sekarangpun, aku ga pernah mengalami hal seperti itu
contohnya pacarku yang sekarang ini aku dari awal sudah tau sifatnya seperti apa, dan aku siap untuk menerima resikonya. Tapi tak aku sangka ternyata semenyakitkan seperti ini, susah untuk dijelasin, kalo bukan aku ga ada yang bisa ngertiin dia.
Aku dikatain oleh pacarku sendiri kalo aku ga peka, memang sih, jujur aku gatau pekanya dia seperti apa dan aku memang belum bisa peka karena aku bukan multitalenta yang bisa melakukan ini dengan itu secara bersamaan. Kalo disuruh jujur" yaaa aku ga pernah yang namanya dia ngertiin aku, dia peka sama aku. emang dia selalu perhatian dengan cara yang berbeda, akan tetap pengertian dan pekapun seakan menghilang di depan mataku sendiri, sampai aku di tanya sama temenku kalo dia emang pernah peka ma aku, aku jawab, aku lupa kalo dia pernah peka ma aku.
tapi aku menganggap itu semua adalah resiko, dan aku harus menanggapinya dengan senyuman polos. Emang kalo aku disuruh ngomong aku ga butuh pengertian atau sifat pekamu, karena perasaanmu yang mau menerima aku apa adanya, menyayangiku itu udah cukup membuatku merasa senang dan nyaman.
orang" pasti mengatakan itu tidak adil, tapi menurutku sendiri, itu sangatlah adil coba bayangkan kita udah berbeda kan, nyata nih:
1. aku cowo dia cewe
2. aku sering mengalah dia ga pernah mau mengalah
3. aku sakit dia sehat
4. aku mencoba mulai peka dia ga peka sama sekali
5. aku mencoba untuk pengertian dia ga ada pengertian
6. aku orangnya ga bisa nuntut, maksa, ataupun marah sedangkan dia lebih sering nuntut, maksa dan marah
7. aku lebih suka diam, dia selalu banyak menasehatiku
8. aku aku mencoba untuk selalu sabar dia susah untuk diajak sabar
9. aku mencoba selalu tersenyum dia banyak sedihnya
10. dan untuk yang terakhir aku itu selalu salah dan dia itu selalu benar
dipikir secara logika itu adalah sesuatu yang sangat adil, kalau ga percaya coba ambil salah satu misalnya nomor 2 tuh aku sering mengalah, sedangkan dia ga pernah mau mengalah coba aja kalau sama" mengalah, ntar malah jadi diem"an apalagi kalau sama" ga mau mengalah nah loo malah berantem mulu ga ada titik tengahnya, kan ga enak juga dirasain.
sebenernya yaa aku dari kemaren" sakit bukan karena kecapean ato apa tapi aku selalu berfikir, kenapa aku ga bisa lebih peka ke dia, kenapa aku ga bisa ngertiin dia minimal sekali lah, kenapa aku bicara ini salah, bicara itu salah, itu yang aku fikirkan makanya aku sekarang sering sakit"an. tapi itu ga masalah buat aku karena itu memang resiko dan itu aku anggap sebagai ujian hidup, jadi ujian hidup bukan bagaimana menjalani hidup melainkan juga bagaimana menjalani perasaan.
bukan maksud aku nyama"in dia dengan mantan"ku yang dulu, tapi itu seperti takdir, dari pertama aku mulai pacaran, aku selalu mengalami perasaan selalu mengalah kepada cewe, dan ini terulang kembali dan aku tidak memperdulikan itu karena itu seperti takdirku, hahahaha.
bagaimana jika kalian seperti aku, apakah kalian akan menyerah begitu saja atau tetap berusaha sebaik mungkin, jawabanya ada pada diri kalian masing"
jadi saranku jika memang udah benar" mencintainya sepenuh hati janganlah menyerah begitu saja, karena ujian seperti itu, pasti sangatlah banyak hikmahnya
oke
Mirza (Jhon) #quotes
Tidak ada komentar:
Posting Komentar